Senin, Mei 12, 2008

Fenomena "suara" saya..

Semua tau apa itu yang namanya cigukan? Iya, cigukan. Suara “ngik nguk” yang keluar dari mulut kita. Suara yang bagi sebagian orang lucu atau aneh dan lebih lazim keluar dari mulut anak kecil atau dalam masa pertumbuhan (*ini kata orang tua, beda lagi kalau orang ilmiah berkata). Orang tua bilang, suara “ngik nguk” yang keluar dari mulut anak kecil ini pertanda akan semakin tumbuh besar, tinggi, gemuk, atau apalah, yang pasti bunyi itu kata orang tua “Oh, mau besar aja itu.. minumin air putih aja biar berenti..”

Tapi gimana ceritanya kalau suara “ngik nguk” ini, keluar dari seorang anak gadis yang sudah mulai beranjak dewasa yang sering dipanggil dengan nama Ing, Soing, O’ing, To’ing, Bo’ing ini? Secara, sangad tidak wajar kalau dengan umur yang segini dibilang sedang masa pertumbuhan.[-)

Wajar.. Mungkin kalau suara ini keluar dari mulut saya sekali dua kali dalam jangka waktu yang sebentar. Untuk saya, ini Tidak Wajar karena cigukan saya berlangsung sangat lama dan sering.
Iya.saya. Sering. Cigukan.
Hal lumrah yang menyebabkan suara “ngik nguk” ini muncul dari mulut kita, secara ilmiah dikatakan kalau ada benda asing (*makanan) yang menyumbat saluran pernapasan kita, sehingga menyebabkan bunyi itu muncul dan cara untuk menanggulangi bunyi aneh itu adalah dengan minum air.

Fenomena cigukan saya berlangsung :
* Waktu saya masih kecil, kira-kira waktu saya SD (*atau dalam masa pertumbuhan dulu) cegukan memang sering menimpa saya, tapiiii.. itu dulu. Waktu itu. Hal itu sangat wajar terjadi, karena mama bilang itu biasa, karna “saya mau besar”. Ok.. Cegukan ini Biasa..

* Saya sudah mulai memasuki bangku SMP. Waktu itu saya dan kawan seperjuangan sedang tegang-tegangnya, deg-degan-nya, nyut-nyutan-nya mengerjakan soal ulangan harian Matematika dengan khusyuk, serius dan damai. Di tengah-tengah ketegangan tingkat tinggi kami itu, tiba-tiba.. suara “ngik nguk” keluar dari mulut saya. Yeah! suara aneh dari mulut saya itu dengan sukses dan mantapnya memecahkan ketegangan yang menimpa kami sekelas. Mereka tertawa, ada yang mesem-mesem, ada yang malu-malu, ada yang terbahak-bahak Guru Matematika saya waktu itu pun ikut tertawa.
Cigukan saya berlangsung lumayan lama dan lumayan juga mengganggu keseriusan kawan-kawan mengerjakan soal ulangan waktu itu. Ada yang bilang “Ing, minumin air biar berenti..” ok. Saya minum. Ternyata.. gak berenti juga.. Lumayan lama cegukan “aneh” itu berlangsung, akhirnya “diam” juga. Cegukan kali ini lumayan tidak biasa..8-|

* Saya SMA. Nggak tau ada kutukan apa, dari sekian banyak cigukan yang "biasa bagi saya” itu terjadi, di SMA lagi-lagi cigukan saya itu terjadi lagi dan hebatnya bunyi itu menggeparkan disaat saya dan kawan seperjuangan (*di SMA) kembali tegang dalam suasana mengerjakan soal ulangan harian Matematika. Lagi… ya! Saya jadi bahan tertawaan kembali. Ya Allah.. Saya sudah terbiasa ditertawakan akibat bunyi “ngik nguk” saya itu.
Tampang saya waktu itu = cool.:D
Cara penanggulangan menghilangkan cigukan yang biasa dengan minum air = gak berenti. Cara baru dari teman saya waktu itu adalah dengan tarik nafas dalam-dalam trus ditahan = awalnya bunyi itu “diam”, gak lama kira-kira 10 menitan.. bunyi “ngik nguk” keluar lagi dari mulut saya.. Cigukan yang tidak biasa.

* Jaman saya Kuliah sekarang. Cigukan saya yang “biasa” terjadi untuk saya dan bagi saya pun biasa ini teteup bertahan sampai jaman kuliah saya sekarang. Pernah juga suara ini memecahkan (*mungkin juga memberi sedikit hiburan) ketegangan semua yang ada dikelas saat sedang ngerjain kuis (*mata kuliah apa saya lupa). Karena seringnya teman ngedenger suara milik saya ini, mereka “biasa” ngedenger suara “ngik nguk” saya yang mendadak itu.

Yang tidak biasa terjadi baru-baru ini..

Kemaren, dalam keadaan tegang pula. (*tegang kali ini bukan tegang karna lagi ngerjain ulangan Matematika atau kuis seperti diatas, tapi karna saya dan mereka orang-orang RS sedang serius ngerjain resep pasien yang tumpah ruah) Bunyi itu kembali terdengar. YA. Bunyi lagi. Cigukan lagi. Awalnya, belom ada yang ngedenger suara saya itu. Setelah suara cigukan yang ke sekiaaaannn..

Orang pertama : Mukanya ngelongo. Diem. Trus natap muka saya bilang “ Suara apa yah tadi???”
Saya : Dengan muka yang cooool sangad sambil senyum najong gila “ oh, itu saya mba cigukan..hehe..”
Orang pertama : “ya ampun, kirain apa.. bikin kaget ajaaa… Minum sana ing..”
Saya : “ Iya mba..” Walopun saya bilang iya, tapi saya gak minum air juga.. karna saya tau, gak bakal ilang juga suara itu walopun saya udah minum air satu galon sampe perut six pack saya ini (*bo’ong) berubah jadi perutnya si Komo.

Bunyi saya gak berenti juga, pasien semakin banyak dan yang lain pun sangad sibuk mengerjakan resep..8-}

Ngik nguk.. ngik nguk…

Orang kedua : Melongo. Ngeliat muka saya. Senyum-senyum… “Kenapa kamu? Cigukan ya..minum air hangat sana di belakang biar berenti..”
Saya : “iya bu..” Kali ini saya menurut apa yang ibu satu ini bilang (*orang tua sih yang bilangin jadi saya turutin walopun saya tau gak mempan)

Cegukan saya masih berlangsung…

Orang kedua : “disuruh minum air kok sana biar berentiiii…”
Saya : “ Udah kok bu… saya emang biasa gini, ntar juga ilang..”
Gak tau kenapa kali ini bunyi itu lama sekali..

Orang ketiga : “Hah! Kenapa kamu???” Dengan tampangnya yang kaget sekaligus senyum-senyum bikin saya merasa seperti orang aneh..
Saya : “Saya cigukan..”
Orang ketiga : “ Ya, minum air sana..”
Saya : “ Gak mempan mas… saya emang udah biasa giniiii…”
Orang ketiga : “Ya udah.. kamu duduk aja dulu sana.. diem.. jauh-jauh dari aku, aku gak bisa kerja kalo denger suara mu”
Saya : Dalem ati (*ya ampuuuuun! Sialan! Emang aneh banged yah.. segitunya…!)

Gak lama suara saya itu berenti, sahabad saya bernama Rimbun ngebisik saya.

Rimbun : “ Ing, ing.. aku ada cerita..”
Saya : “Apaan bun?”
Rimbun : “ Adakan waktu kamu cigukan tadi, mas.yang.rambutnya.aneh.itu ngebisikin temennya gini loh “Eh, anak PKL sebelah yang namanya Soing itu aneh banged loh, cigukan dia gak berenti-berenti, aneh banged.. Aku lucu dengernya, gak bisa kerja aku klo dengernya..!” Cegukan kali ini amad sangat tidak biasa.

Ya ampuuun, gila yah.. emang saya mau yah suara ini keluar dari mulut saya seSERING ini. Tidak. Nggak enak tau cigukan mulu kayak giniiiii…

Cigukan saya hari itu emang sangad amad aneh.. Selain berlangsungnya lama banged, sampe malam cigukan saya itu masih berlanjut putus nyambung-putus nyambung. Iya.. Aneh memang..

Huhu.. Sebenernya saya biasa dengan kebiasaan suara yang keluar dari mulut saya itu.. Karna Mas.yang.rambutnya.aneh.itu saya jadi lumayan berpikir juga gimana caranya ngilangin ini suara saat dia muncul dan terdengar kembali..nanti..

Nb : bantu saya kawaaaaaand...^:)^

Selasa, Mei 06, 2008

my pray at nite..


Postingan yang kemaren saya bilang badan saya berasa pegel sangad, kalau sekarang giliran dua kaki saya (*iya lah dua, masa empat?) merasakan seperti banyak jarum yang menancap sehingga membuatnya semakin rapuh untuk berjalan. Huhu.. kaki saya berasa seperti pemain bola! Pegalnya minta ampun!! (*Bagaimana itu bisa terjadi iiiing???)

Kemaren setelah hari Sabtu berakhir PKL saya di Puskesmas “itu”, menandakan akan dimulainya PKL saya di RSU A.W. Sjahranie Samarinda. Ya.. Senin ini saya memulai PKL di RS. Kesan pertama : tidak “mengejutkan” seperti di Puskesmas kemaren, hanya saja… kaki saya bagaikan kaki pemain sepak bola wanita yang habis latihan buat menghadapi pertandingan Piala Dunia!

Kaki pemain bola ini saya dapat tadi siang, gara-gara tempat saya PKL ini melayani pasien yang tumpah ruah naudzu bileeehhh.. Banyaaaak ! (*tapi saya ikhlas membantu mereka-mereka yang sedang diderita penyakit ituuuh.. ikhlas.. semoga kalian semua yang berobat dan sakit lekas sembuh.. saya doakan… )

Cukup cerita tentang kaki sepak bola saya ituuu.. Sekarang saya mo cerita satu kebahagiakan tiada tara yang terjadi pada saya. YA! SAYA BAHAGIA! I’m hepy! I’m so hepy! I’m so thankful to YOU! Allah.. MY ALL..!

This time is what I waiting for!
I’m so blessed for this moment!
My soul, my breath, my feel are come back to me rite now!


Jiwa itu, nafas itu, rasa itu.. yang pergi terbawa angin. Kemarin. Telah kembali. Ke pelukan. Saya.


I’m so grateful..
Keyakinan yang saya pegang selama ini..
Keteguhan yang saya genggam selama ini..
Kesabaran yang saya tanam selama ini..
Keikhlasan yang selalu saya ingat selama ini..

Ternyata.. Akhirnya, Allah balas dengan memberikan “hadiah” ini..

Ketika kita tidak bisa menggenggam erat dia yang kita sebut sebagai sahabad saat dia terbawa begitu saja oleh angin, satu kekuatan yang bisa menjaga keyakinan ini bahwa dia akan kembali adalah berdoa dengan sepenuh hati bahwa Allah pasti akan membawa dia kembali bersama angin itu. Nanti. Saat waktu itu tiba. Sehingga menjadi indah pada waktunya.

Sahabad-sahabad saya yang hilang terbang terbawa angin bersama ego kami kemarin itu sekarang telah kembali.. Kesini, bersama saya.

the word that i can say rite now..
I love them so much!
I love u all!
i love u full!
never ever can take dis' feelin!

Sekarang.. saya biarkan angin itu pergi jauh membawa mimpi buruk itu sehingga saya dan mereka, can live in this wonderful life with our love.

" terima kasih untuk kalian semua.. sahabad-sahabad saya.."O:)

Senin, April 28, 2008

hello everybody !!


Huhu.. Blog lumayan lama juga saya nganggurin. Selain alasan yang klise bangeud yaitu “sibuk”, saya sengaja mengistirahatkan diri dari rutinitas nge-blog saya yang terasa semakin sangad “membosankan” kemaren gara-gara keseringan lemot-nya daripada “pinter”nya. (*okeh! Sukses lah buat “kamu” entah siapa, yang menghambat aktivitas ngeblog para blogger *termasuk saya! Dengan menjadikan blogspot jadi lemot.):-w

Ok ! Sekarang saya mo ngeblog lagi. Mo cerita lagi..

Badan saya sekarang berasa pegel sangad !! Selain PKL yang saya jalanin mengakibatkan kelelahan yang termad sangad ini, kemarin saya (*beserta team) ikut kejuaran rally disini (baca : Samarinda). Rally ini, bukan rally kebut-kebutan yang ngobral nyawa itu. Saya bingung mo ngejelasin gimana, intinya Borneo City Rally yang diadain setiap taun ini adalah event yang dibuat khusus untuk mengenal kota dimana rally itu diadain, ada soal yang berisi rute-rute yang mesti kita tebak dan kita lewati, disetiap rute ini ada pos yang mesti didapetin dan klo gak dapetin salah satu pos dapet hukuman yang berupa poin. Semakin besar poin hukuman, semakin kecil kesempatan untuk menang. (*ngerti gak yah apa yang saya jelasin ini? Klo gak ngerti, pura-pura ngerti aja deh yaaa..hehe..)

Lanjut..

Rally ini bukan pengalaman pertama buat saya karna sebelumnya saya udah pernah ngikut 2 kali kejuaraan yang sama. Tapi, kali ini saya merasakan degup yang lebih di event yang ini, karena apa? Karena kalau event sebelumnya posisi saya hanya sebagai navigator 2 yang bertugas turun disetiap pos buat stempel plus menghitung waktu, kali ini saya menjabat (*halah!bahasanya!) sebagai navigator 1 yang duduk disamping driver dan menentukan arah kemanakah mobil yang kami tumpangi ini akan berjalan dan menentukan nasib menang tidaknya kah tim kami.Yeah! O’ing jadi navi 1 kawand! (*Manusia lemot ini ternyata memberanikan diri untuk terjun sebagai navigator 1)

Dari yang saya tau dan saya baca dibuku petunjuk, beberapa manfaat event ini adalah :
*meningkatkan kedisiplinan kita dalam berkendara
*melatih kerja sama dalam suatu team
*mengenal seluk beluk wilayah kota
*melatih kesabaran peserta (kali ini, sepertinya sulit untuk saya.. secara dengan kepanikan yang tiada tara saya sebagai navi 1 ini, semakin memuncak ketika mobil kami nyasar tidak sesuai rute disoal dan entah kemana tujuannya. Mantaph!#:-S)

Setelah ngikutin rally kemarin ituh, ternyata banyak juga seluk beluk jalan di kota tercinta ini yang saya belom tau8-} dan pengalaman pertama saya jadi navi 1 kali ini belom menghasilkan juara seperti waktu saya jadi navi 2 kemaren. Tapi sepertinya saya semakin memanas untuk ikut lagi di event yang akan diadain bulan July ntar, sebagai navigator 1 lagi tentunya. Doakan saya kawand supaya bisa bawa "sesuatu" di event selanjutnya!

nb : berhubung lupa bawa kamera, gag ada foto untuk ngabadiin moment saya kemaren dengan team yang baru.. huhu.. foto lama aja yah bersama team yang lalu B-)(*walopun agak-agak jadul gag jelas inih semuanya..)

Senin, April 21, 2008

Hari Kartini saya = Senin menggila


Hari ini hari Kartini.. Hari emansipasi wanita..O:) dan gak tau ada hubungannya apa nggak dengan hari Kartini, hari ini saya benar-benar merasakan hari yang “spesial”.

Eits, tunggu dulu! Spesial bukan karna saya "bahagia" gitu, spesial karna saya benar-benar-benar amad sangad merasakan yang namanya Monday Menggila. (*Saya resmikan hari ini selain hari Kartini adalah sebagai hari Senin Menggila untuk saya)

Ok! Sebelum saya mulai mengungkapkan ada apa dengan Senin saya, saya mau mengucapkan Selamat Hari Kartini, Selamat Hari Emansipasi Wanita untuk semua..

The story goes..
Senin ini saya bangun tidak seperti biasa, karna pagi ini saya rasakan ada berkilo-kilo karung beras di pundak saya. #:-SHari ini saya memulai PKL di Puskesmas. Karung beras yang ada di pundak saya itu bukan karna saya mau ngejalanin PKL ini, tetapi oh tetapi karena :
* Jarak dari rumah saya kesana (*baca : Puskesmas) jauh juga, dari kota menuju ke satu pemukiman yang disebut Desa LoaBakung (*hehe.. padahal masih di wilayah Samarinda juga si, tapi namanya nambah desa didepan, sebenernya suasana ato daerah disana jauh dari yang namanya pedesaan, saya bingung mo nyebutnya apa, komplek bukan, desa bukan, kota juga bukan. Ah! Gak tau juga.. yang pasti di Loa Bakung ini ada pasarnya, ada sekolahnya, ada manusianya, dan yang paling penting ada Puskesmas-nya. Terserah deh mo dibilang desa atau bukan. Fyi : yang tinggal di daerah sana pasti marah bangeud klo daerah mereka dibilang “Desa Loa Bakung” terutama temen saya yang punya rumah disana)

*Karena jarak yang lumayan jauh, mengharuskan gadis cantik (*bo’ong!) yang bernama Ing ini untuk pergi dari rumah se-pagi buta mungkin, sesuai dengan pengarahan dari kampus yang mengharuskan “Jangan ada yang datang telat! Jam 7 pagi harus sudah ada disana! Titik !“ (*baguuuuuusssss…!)

*Semakin lengkap lagi, karena saya pergi sendiri dan tidak diantar Papa, karena beliau sedang menjenguk kakek yang sedang sakit di Pontianak sana (*semoga Akung lekas sembuh…Amiiieeennn..)
Saya.pergi.sendiri.pagi.buta.kesana.tanpa.diantar.Papa.
Sebenernya biasanya juga saya sering pergi kemana-kemana sendiri, tapi karna saya sering denger klo di daerah menuju kesana itu banyak terjadi perampokan (*salah satu korban itu teman kampus saya) makin ngebuat saya ogah-ogahan pergi sendiri. Walopun klo dipikir bener juga kata "dia" " klo emang bener ada yang mo buat jahat tinggal tabrak aja, klo ada apa-apa juga pasti polisi tau itu orang jahat"*-:) Siiiip!

*Sukses pergi sendiri di pagi buta dan nyampe dengan selamat (*alhamdulillah..) jam 06.25 WITA dan ternyata belom ada tanda-tanda kehidupan disana. :-OYUP! Sekali lagi Ing! Sukses! Yang ada cuman seekor kucing yang nangkring menyambut kedatangan saya. Karna takut dengan suasana sepi didaerah sekitar saya memutuskan untuk stay di mobil saja. Duduk. Diem. Mikir. Huaaaaa… saya inget temen (*yang biasa saya panggil Mami) tadi malam sms “Ing! Besok jam 7 udah disana!”.
Mana dia?? Mana Mami?? Dasaaaaaarrr … Sigh! Segera. Saya sms Mami dan Tri (*rekan satu lagi) supaya cepet datang dan membawakan saya apa saja yang bisa di makan karna perut saya lapar belom sarapan akibat pergi pagi buta..

Ternyata.. Perayaan hari Kartini saya belom selesai sampai disini..

* Setelah rekan-rekan saya yang amad sangad lebay itu datang (*tau kan lebay kenapa? Yup! Nyuruh orang dateng cepat1 taunya? mereka sendiri..) dan Puskesmas resmi di buka pagi ini jam 07.30 WITA, kami masuk ke dalam sambil nungguin sang pimpinan dateng. Bengong. Blo'on.;;) Saya gak tau kenapa orang-orang disana gak ada yang ramah sama sekali. Mereka gak ada yang menegur kami yang bertampang blo'on ini buat nanya “De, mau apa? Cari sapa? Atau pertanyaan apa sajalah yang menunjukan perhatian atau keramah tamahan mereka…
Oh iya, saya ingat tadi ada satu orang bapak yang baik hati karena sudah baik dan bertanya “Dari mana de? Mo PKL ya? Klo gitu tunggu pimpinannya dateng dulu yaaa…” Ok Bapak! Terima Kasih untuk bapak yang baik hati dan belum sempat berkenalan tadi. Terima kasih sekali lagi untuk bapak!

* Setelah sang pimpinan yang bernama Dr. Eduward itu datang, kami menuju ruangan untuk bertemu dengannya. Setelah pengenalan dengan bercakap bla bla bla.. dimulailah PKL hari ini…

Perayaan hari Kartini masih berlanjut…

* Kami menuju ke salah satu ruangan Apotek, disana sudah ada beberapa segerombolan ibu-ibu yang sebenarnya banyak kerjaan tetapi terlihat gak ada kerjaan, karena sudah bergosip ria dengan celotehan gak pentingnya.
Sebenernya saya adalah orang yang terbiasa melihat ibu-ibu yang bercengkrama dengan sesama, tapi entah kenapa diantara berbagai macam jenis ibu-ibu cantik itu ada satu yang bener-bener-bener membuat Senin Menggila saya ini semakin lengkap dengan ngedenger berjuta kata yang keluar dari bibir nya.:-@

Mulai dari “Muka saya ini udah perawatan laser, dempul, jerawat disuntik, aspal, cor dan lain sebagainya..” (*ok.. ini biasa..sesama wanita saya masih bisa maklum klo perbincangan seperti ini terjadi)

Kalo kalian sih gak bisa ikutin perawatan saya, saya ni kan lengkap jadi lumayan juga biayanya sampe 1 juta lebih klo kalian kan mungkin cuman 500 ribuan aja apalagi ada diskon 20% hari Kartini ini, jadi tambah murah tuh..

500 ribu ajaaaa…???” saut ibu yang satu..(yeah! kesombongan yang sudah mulai terlihat menyebalkan bagi saya dan teman-teman yang mendengarkan)

Lanjut kesombongan berikutnyaoh..anak saya ada loh yang kuliah ini (*gak usah saya sebutin jurusannya demi kepentingan bersama ya) mo study banding tahun ini ke Italy” (*Oops! Dan setelah saya telusuri lebih dalam, sepertinya saya tau siapa anak nya itu!Ternyata!!! Teman satu angkatan saya di SMA dulu! Hiaaaaaa.. ternyata ini yah ibumu..)

Ampuuuunnn deh si ibu… sebenernya masih banyak kata-kata yang keluar dari mulut si ibu itu yang sebenernya gak pantes untuk saya dan teman saya denger.. tapi segini aja udah cukup membuat saya mual mengingatnya.8-}

Gak ngerti apa penyakit yang ada sama si ibu..

Yang pasti kesan pertama saya PKL di Puskesmas ini… Cukup. Cukup menggila.

Mungkin juga kejadian yang menimpa saya hari ini adalah salah satu bentuk dari perayaan Kartini dan cukup berkesan buat saya.

Walopun sepertinya gak ada hubungannya kejadian yang saya alami hari ini dengan perayaan hari Kartini..

Sekali lagi.. saya ucapkan Selamat Hari Emansipasi Wanita !!

Rabu, April 16, 2008

Lintasan bodoh.. lagi..


Malam. Online. Blogspot. Menggila. Kembali.

Iya, blogspot gak beres. Gak bisa ngebuka blog lagi, blog saya, blog kawand, blog semua. Tapi… ya sudahlah, saya maafkan.. semua.. salahMU.. (*yeks.. ngomong apa saya!)

Kenapa nih sama blog ini, lagi-lagi gak bisa beroperasi seperti biasa. Menyebalkan sangad! Ada apa ya?? Ada yang tau??:-B

Baiklah, karena saya bengong gak bisa blogwalking ke tempat tentangga mending saya posting aja deh.

Hari ini..saya mulai dengan semangat lagi. Tersenyum lagi, gak bad mood kayak kemaren, gak manyun kayak kemaren, not gloomy anymore! (*terima kasih buat semua, yang udah kasih semangat untuk saya..i loph u all!)

Barusan aja, ditengah-tengah ke-bengong-an seorang anak gadis yang bernama Ing ini tadi muncul satu pikiran bodoh yang melintasi kepala. Mengapa bodoh? Karena si o’ing berpikir “dirinya adalah salah satu orang yang tidak beruntung alias tidak seberuntung 'mereka' diluar sana”[-X

Sekali lagi. Pikiran bodoh!

Cuman karna ngeliat kelebihan orang lain yang mereka dapatkan, saya bisa dengan mudahnya berpikir seperti itu, berpikir bahwa mereka sangat beruntung sedangkan saya.. tidak.
Untungnya pikiran itu cuman melintas didalam otak ini selama beberapa detik saja.

"Huhu… Maafkan hamba-Mu ini ya Allah.. Ampun…" ^:)^

Saya sadar.. Semua manusia punya rezeki nya masing-masing..

I know.. I’m the lucky one..

*Selain Allah yang saya punya..
Saya beruntung masih punya orang tua yang sayang sama saya
Saya beruntung punya kakak dan adek yang sayang sama saya
Saya beruntung punya “dia” yang sayang sama saya
Saya beruntung punya teman-teman dan orang terdekat yang sayang sama saya
Saya beruntung punya semua yang sudah Allah berikan untuk saya..

Saya masih beruntung..
(*Alhamdulillah..)

Nb : sueeeerrr… saya gak mau berpikiran bodoh seperti ini lagiiiii…(sigh! Gara-gara gak ada kerjaan yang bikin saya bengong kayak sapi ompong jadi berpikiran dong dong!!)

Semangat Ing !:D/

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Apdeit : kondisi saya lagi drop nih.. badan saya bentol-bentol gatel.. huhu.. gak mo sakit saya..#-o

Barusan juga saya dapet kabar dari sepupu, kakek saya yang di Pontianak masuk RS tadi siang.. Doain ya teman semoga beliau cepat sembuh..




Selasa, April 15, 2008

- not in d'mood -

I’m not in d’mood.. I’m not in d’mood..i’m not in d’mood…

Sigh! Lagi-lagi rasa seperti ini saya rasakan kembali. Sesak di dalam "sini"..
Pengen banged menghilang.. ke suatu tempat.. yang bisa nge-refresh saya, otak saya, hati saya, pikiran saya.. semuanya.

Saya merasakan sesuatu yang “tidak biasa”. Entah apa itu..

Saya juga gak tau..

Jumat, April 11, 2008

mari, nikmati bersama.. !!

Yuuuuhh.. otak sedang tidak berkompromi sama saya, mo posting “sesuatu” tapi gak tau apa yang mo ditulis.#:-S Yang saya tau kali ini saya cuman pengen bilang ke semua “Hidup ini indah, jadi.. nikmati saja.. Semua.. Yang ada..”

Nikmati... Nikmati selama nafas ini masih ada. Nikmati selagi kita masih bisa menikmati apapun bentuknya. Senang, sedih, susah, gembira, tangis dan tawa.. Apapun itu, sampai saat ini saya cuman berusaha untuk bilang Alhamdulillah saja.

Saya tau postingan ini dengan mudahnya bisa saya tulis karna saya tidak sedang merasakan segala macam ke-tidak-nyaman-an itu. Buat kalian yang sedang dilanda, untuk mengucap atau membaca kata-kata di atas itu mungkin tidak segampang seperti saya bisa bilang sekarang. Saya bisa bilang seperti ini juga bukan karna saya sedang merasakan bahagia yang teramad sangad dan bukan juga karena saya sedang merasakan sedih itu, yang ada suasana dan keadaan saya kali ini “biasa” (*Alhamdulillah..)

Sekarang atau nanti, apapun masalah yang mendera yakinkan aja semua pasti bisa kita lewati, karna kita tau Allah gak mungkin kirim sesuatu yang gak bisa kita semua (*hamba-Nya) untuk lewati.

Just take a time to realize that all of sadness will be a happiness, inconverse.

Nikmati kawand..:-

selagi masih bisa.. Rite?!

semangat!

Senin, April 07, 2008

Dream + Dream = mimpi

Minggu ini adalah minggu ke-dua di bulan April dan bulan ini adalah bulan ke-empat di tahun 2oo8.
Nothing spesial with this month. Seperti hari-hari biasa, hari-hari di bulan ini tetap saja akan membuat otak ini menjadi jenuh dan keruh dengan kesibukan. (*Oops! Gak boleh mengeluh iiing! Harus semangat!) Ok ok..! i will..

Ngobrol punya ngobrol, walopun rasanya kesibukan yang saya jalanin ini cukup membuahkan kebosanan, tapi saya punya obat yang cukup manjur (*selain "dia" tentunya) dan itu adalah dengan nge-Blog ini. Iya.. nge-Blog. Nge-blog yang menciptakan sebuah kebahagiaan baru untuk saya dengan ngebaca postingan orang-orang baru yang secara gak langsung masuk dalam kehidupan. Dengan berkeliling ke blog tetangga dan ngebaca postingan semua, ternyata cukup membuat hati ini bahagia dan pikiran ini tenang ketika didera segala macam angin kencang yang bergemuruh dalam hati.

Ok..! Topic of this season is about Dream atau dalam bahasa tercinta (*Indonesia) disebut "mimpi".
Semua punya mimpi kan? (*Bukan.. ini bukan mimpi yang sering menghampiri tidur kita itu) mimpi yang saya maksud disini yaitu keinginan kita akan sesuatu yang berasa gak mungkin kita dapetin, entah itu mimpi punya satu barang yang "wah", mimpi punya kehidupan yang "wah", mimpi jadi someone yang "wah", mimpi punya pasangan yang "wah", atau mimpi-mimpi yang lain.

Bicara tentang mimpi, Jum’at malam kemarin saya nonton acara “Kick Andy” di Metro TV (*dimana yang jadi guest star waktu itu Anggun C. Sasmi) Saya kagum sama mba Anggun. Saya kagum dengan cara bicaranya, saya kagum dengan keramahanya, saya kagum sama prestasinya, saya kagum pokoknya sama dia. (*salah satu kekaguman saya akan sesuatu selain kekaguman saya sama kebesaran Allah pastinya!)

Ok, back to d’topic.. di akhir-akhir acara Kick Andy itu ada satu kalimat yang dibilang mba Anggun yang kurang lebih begini “Kalau punya mimpi, sebaiknya langsung bangun untuk cuci muka atau mandi dengan air yang dingiiiin lalu kejar mimpi itu dan jangan kembali untuk tidur lagi”. (*Yeah..I got it!)

Kata-kata yang sekali lagi cukup membuat saya seolah-olah terbangun dari tidur panjang yang berhias mimpi yang hanya lewat sebagai hiasan tidur dan hilang begitu saja di waktu pagi. Kali ini saya baru sadar ternyata mimpi saya itu bukan mimpi "biasa" yang boleh lewat gitu aja karna mimpi itu akan jadi nyata kalau saya terus menyimpanya dalam hati dan saya pegang erat sebagai semangat to make a better life.

Berawal dengan Bismilah, dituntun degan usaha dan doa.. saya yakin semua mimpi yang berasa gak mungkin jadi nyata itu perlahan-lahan akan jadi mimpi yang benar-benar indah tepat pada waktunya.

Saya yakin semua pasti punya mimpi. Apapun mimpi itu saya doakan semoga bisa terwujud nanti "tepat pada waktunya". Ayo kita pupuk semua mimpi, karena hidup pasti jadi lebih indah dan penuh warna dengan berhiaskan mimpi.

Keep ur dream at the deepest of ur heart and take it to the future guys..

Bismillah…

Rabu, April 02, 2008

:: Tanpa judul ::

Hari ini kota tercinta kembali diguyur hujan, setelah beberapa hari kemarin matahari bersinar terang dengan cerahnya diatas sana. Hmm.. Dingin-dingin gini berasa nikmat banget makan pisang keju buatan si mba sambil nulis postingan ini.

The story goes..
Tadi pagi saya memulai hari dengan tidak baik. Karna apa?? Karna tadi pagi saya kembali melakukan atraksi terbang bebas di jalan.^:)^ Kali ini benar-benar keadaan yang membuat saya harus berbuat seperti itu, keadaan yang mengharuskan saya lebih cepat sampai di kampus untuk ngehadirin pengarahan buat PKL ntar. (yuuuuhh.. Sebentar lagi saya sudah harus melaksanakan PKL di RS, Apotek dan Puskesmas yang mungkin akan terasa menyibukan sekali)

Alhamdulillah.. setelah melanglang buana di jalan akhirnya saya sampai ke kampus dengan selamat. Dan ternyata sodara-sodara.. dengan penuh keluguan anak gadis ini memasuki kelas yang sudah dimulai setengah jam lebih yang lalu. Yeah..! Muka lugu saya terasa semakin menebal karna kebodohan yang terjadi pagi ini.:-S

Selama pengarahan itu, memory yang ada di dalam otak saya bekerja untuk mengingat akan sesuatu yang ingin saya lakukan hari ini. Dalem hati “Oia, aku pengen nonton pilem Fitna..(*tapi ngomong-ngomong itu pilem ato bukan yah..aneh!)” Iya, pilem yang lagi banyak di omongin itu. Saya penasaran pengen nonton tu pilem sebelum benar-benar di blokir situsnya.

Setelah selesai kuliah bergegaslah saya untuk segera berhadapan dengan layar komputerisasi ini..

Baguuus.. Saya masih bisa buka tu pilem.

Pertama : “Astaghfirullah..”
Kedua : (no comment karna masih menyimak..)
Ketiga : “Pilem gak bagus. Aku close aja..”
Siiiiippp……! Walopun gak bagus, tapi cukup menghilangkan rasa penasaran saya kali ini.

Ada beberapa tayangan yang sama sekali gak bener yang saya tonton di You Tube tadi dan kali ini saya memilih untuk berkomentar : Tayangan itu bener-bener-bener tayangan yang g.a.k p.e.n.t.i.n.g.. Tayangan itu adalah sebagian kecil dari berbagai macam hal yang ingin menguji bagaimana kesabaran kita semua menghadapi "sesuatu" layaknya sesuai dengan ajaran-NYa. Tenang. Karena “kita” tau kalau itu semua gak bener. Rite?!

Cukup. Tentang hal gak penting itu..

Sekarang saya mo menumpahkan sedikit tentang ide yang menghantui saya dan 2 orang terdekat setahun terakhir ini. Begini.. saya dan mereka memiliki rencana untuk membuat suatu usaha kecil-kecilan. Lebih tepatnya “kami (*mahasiswa) yang ingin mulai berwirausaha”.
Masalahnya disini.. kita masih bingung usaha apa yang mau dijalanin. Ide terakhir muncul kalo kami pengen ngebuka Perpustakaan Cafe dan ini pun masih dipertanyakan berbagai macam pertimbanganya.

Ps : Bagaimana dengan kalian? Ada yang mo menyumbangkan ide buat saya kira-kira usaha apa yang bagus?? Kalau memang ada yang punya ide untuk saya, jangan sungkan-sungkan untuk ngasih tau ya..Thx be4..

Kamis, Maret 27, 2008

"waktu" itu tiba ..

Hari ini Samarinda cerah, secerah wajah saya. Alhamdulillah..Doa saya didenger ma Allah, gak ada turun hujan 2 hari ini. Saya berdoa semoga jangan ada hujan dulu beberapa hari ini. Jangan dulu. Air di selokan sepanjang daerah rumah saya udah penuh.(*nasib rumah yang ada di daerah buangan ketika air sudah tumpah ruah) Saya takut banjir kalo ujan terus-terusan… (takut sangad!Global warming teuing!!!!)
Intinya, alhamdulillah 2 hari ini hujan gak turun..

Ok saya mo cerita sedikit..
Hari ini sesuai jadwal, saya pergi ke kampus buat konsultasi sama dosen pembimbing. Sampai di kampus saya liat jam digital di tangan kiri menunjukan pukul sepuluh kurang sedikit. Ternyata dosen pembimbing yang mo saya temuin belom menunjukan batang hidungnya di kampus, dalem hati “Aiiih.. si ibu belom ada!”
Duduk sebentar untuk bernafas, berdiri lagi ngeliat ke ruang dosen, ternyata si ibu udah ada, eits! Tapi belom boleh masuk, ada rapat!
Dalem hati lagi “Ok! Aku mo mengunjungi Profesor cantik a.k.a Rimbun (*sahabad sayang) di lab. kimia dulu aja ah..” FYI : Rimbun adalah salah satu orang beruntung karena judul penelitianya diterima sama dosen pembimbing. Sedangkan saya?? Tidak!b-(
Baiklah, setelah saya cukup lama berada di lab. itu, saya keluar dengan niat menemui dosen lagi. Yeah, rapat udah selesai, si ibu keluar ruangan dan saya pun memanggil..

Aku : “ Ibuuuuu, lagi sibuk gak? Saya mau konsul sebentar..”
Ibu Dosen Yang Gayanya Cool : “ Iya, saya mo kasih kuliah ini. Nanti aja yaaa..”
Aku : Dengan pasrah menjawab.. “ Oh..iya buuu..saya tunggu..”

Beginilah salah satu nasib jadi mahasiswa, udah nunggu lamaaaaa buat nemuin sang dosen, dengan sopan beliau bilang nanti saja. Yeah! Nasib!

Untuk kesekian kalinya hati kecil saya berbicara “ Sambil nunggu ibu, ngenet dulu aja ah!”
Pergilah gadis berwajah cantik (*bo’ong!) ini segera..
Di tengah perjalanan saya, tiba-tiba jalanan jadi macet dipenuhi mobil, motor dan orang-orang.
Hati saya yang paling kecil berbicara “ Aduh! Ada apa nih?! Kok rame? Ada Razia akbar ya? (Periksa kelengkapan SIM dan STNK dulu, alhamdulillah..ada..**Saya trauma dengan kejadian tilang menilang yang menyebabkan uang 250 ribu saya melayang begitu saja ke tangan polisi gara-gara gak ada STNK waktu itu!

Kembali mata ini bekerja untuk melihat keadaan di luar sana. Tenyata oh ternyata..Ada kecelakaan disana. Mobilnya hancur remuk gak berbentuk (*terutama dibagian depan) kaca mobil pecah dan moncongnya penyet. Ancuuuuur banged! Dan disekitar mobil itu saya liat ada darah segar tercecer disana. Saya mencari-cari dimana sang pengemudi tetapi gak ada. Saya cuman liat mobil yang udah gak berbentuk itu.
Gimana keadaan pengemudinya klo mobilnya aja udah gitu bentuknya?? Selamat kah dia?? Atau roh nya udah melayang di atas sana..??
Tragis! Saya telat 10 menit berada disana, klo nggak saya bisa melihat kronologis peristiwa dan menjawab semua pertanyaan dikepala ini.

Saya bingung sekaligus takut. Bingung karna tadi itu saya sendirian, takut karena otak saya ngerewind dan mengingatkan kembali bagaimana tingkah laku saya yang terkadang suka terbang bebas di jalan.
Saya takut ngebayangin kalau saya atau orang-orang tersayang meninggal dengan cara seperti “itu”. Saya takut.. [-)

Alhamdulillah sampai saat ini aku masih dikasih nafas panjang sama Allah.. Alhamdulillah masih dikasih waktu untuk bisa menjalankan semua niat baik ini..Alhamdulillah masih dikasih kesmpatan untuk bersama orang-orang tersayang..Alhamdulillah masih dikasih waktu untuk menghirup udara ini..Alhamdulillah ya Allah!

Aku gak pernah tau kapan, dimana dan bagaimana cara ku meninggal nanti..Bisa aja tiba-tiba di pagi hari roh ku gak kembali. Bisa..

Doa saya kali ini : Semoga saya masih bisa menunaikan semua niat baik ini sebelum "waktu itu" tiba ..

Senin, Maret 24, 2008

kalau jodoh gak lari kemana??

Gak berasa, 4 hari saya gak online, gak berkunjung untuk sekedar say hi!, gak namu ke tempat tetangga tuk baca-baca.. iya.. saya libur ngeblog 4 hari.. kangen juga ternyata!! (*halaaaaahh! baru 4 hari ini) dan dalam jangka waktu 4 hari itu disela-sela rutinitas makan memakan, saya mendapat satu cerita yang lumayan hot juga untuk otak saya berpikir keras !
Iya! Berpikir. Lagi lagi.. Rutinitas yang tidak bisa sama sekali saya hindari itu adalah..b.e.r.p.i.k.i.r
Begini ceritanya..
Secara resmi sejak tanggal 10 Maret 2008 kemarin, dirumah saya menambah 1 anggota baru. Namanya Mba Tuti. Asal dari pulau Jawa, lumayan lama tinggal di Samarinda kurang lebih sekitar 2 tahun.

Siang itu setelah kesibukan saya yang tak pernah henti berkutat dengan Tugas Akhir, saya terpikir untuk melakukan pe.de.ka.te dengan si mba. Acara pedekate kali ini saya isi dengan ikut nimbrung di dapur bersama mba dan nenek. Kegiatan waktu itu adalah membuat pisang goreng yang dibungkus dengan tepung lalu ditabur dengan mentega, keju dan palm sugar a.k.a pisang keju ala Mba Tuti. (*pisang keju yang dibuat si mba memang beda! Lebih enak dari pisang-pisang keju yang saya beli biasanya. Ummm.. mamamia lezato!)

Back to the topic. Sambil ngebuat pisang keju itu saya ngajak ngobrol mba tuti. Dari obrolan tersebut secara jelas saya tau kalau ternyata si mba bisa terdampar di pulau Kalimantan ini tidak lain dan tidak bukan karna hal yang berhubungan dengan kehidupan romantika percintaanya.
Ternyata.. si mba memutuskan untuk hidup di pulau ini karna tidak tahan melihat sang pacar yang sering mabok dan berjudi karena putus asa tertimpa PHK di tempat kerjanya beberapa tahun yang lalu. Mereka tidak putus hubungan begitu saja, melainkan masih berhubungan yang sering disebut dengan long distance relationship dan yang paling penting disini adalah hubungan itu udah dijalin dari si mba berumur 28 taun sampai sekarang hampir mencapai 40 taun. Yup! Lama banget! Saya juga kaget waktu itu. Koq gak nikah aja gitu mba.. Pacaran sampe lama gitu. (*walopun ada putus nyambungnya juga si..Tapi teteup aja lama amit!)

Yeah, sebelum si mba memutuskan untuk tinggal bersama keluarga kami, setelah dia berhenti bekerja di tempat sebelumnya (*di Samarinda juga) si mba memutuskan untuk pulang ke kampung halaman (*di pulau seberang sana) dengan alasan akan menikah dengan sang pacar. Setelah sesampainya disana, ternyata oh ternyata sang kekasih hati sedang ramai-ramainya akan melangsungkan pernikahan dan mempelai perempuan itu buka si mba, tetapi orang lain. Yup! Bukan.=((
Ok! Kembali ke perbincangan saya dengan si mba..

Aku : “ Tuh kan mba….! Kenapa juga lama banget gitu pacaranya??! “ (*excited sangat diriku ini karna mendengar cerita itu..kasian si mba..)
Si mba : “ Yah gimana, kemarin kemarin kan mikirnya klo jodoh ya gak lari kemana, gak mikir juga bakal kayak gini.. “
Aku : “ Tapi kan…”
Si mba : “ Ya udahlah, gak papa. Sekarang mikir cari duit untuk aku aja..”
Berusaha membuat hati mba tenang aku hibur dia dengan bilang..
Aku : “ Iya yah mba, sapa tau jodohnya disini, dapet orang Kalimantan..”
Si mba : “ Ah.. udah umur segini aku mana ada yang mau…”
Aku : (Dalem hati “ Oh iya! Aku lupa! “)

Setelah perbincangan itu, otak saya mendapatkan bahan untuk dapat berpikir keras kembali. Lagi..
Ya. Pengalaman di atas cukup membuat saya berpikir keras. Bagaimana mungkin?? Sesuatu atau seseorang yang udah kita percaya di dalam hati yang paling dalam itu adalah jodoh kita, ternyata bukan, bukan dia.8-X
Dengan pengorbanan waktu yang tidak sebentar melainkan bertahun-tahun keyakinan itu kita pegang dan simpan dalam hati ini dialah jodoh kita, berakhir dengan akhir yang tidak happy.

Sekali lagi disini kita tau dan disadarkan, bahwa kita hidup ini adalah dengan jalan yang sudah diatur oleh-Nya (*pasangan hidup salah satunya) dan kita selalu dihadapkan pada suatu pilihan yang harus kita pilih apapun hasilnya nanti.
Tapi apa si mba salah karna sudah percaya bahwa sang pacar adalah jodohnya?? Dun know..

Kali ini pertanyaan muncul di otak saya. Siapa ya jodoh ku?? Apa dia orang yang dekat dengan saya selama ini? Atau orang yang berada jauh entah dimana? Siapa dia? Dimana dia?

Well.. just go with the flow mungkin cara yang bisa menenangkan hati ketika pertanyaan itu muncul, sambil berusaha dan berdoa juga pastinya..(*hehe, secara masih umur segini juga, aku udah mikir begini) Parno melanda nih, gara-gara denger cerita si mba..!

Doa saya kali ini : Mudah-mudahan si mba bisa segera mendapatkan the right man at the time. Doakan buat mba ya kawand!

intermesso ::

Hmmm.. weekend saya kali ini lumayan tidak biasa, tidak biasa karena timbangan saya naik 2 kilo, yang tadinya 48 kemudian nambah 2 jadinya 50 kilo. Lumayan juga.. (*harus segera mengencagkan sabuk pengaman nih kayaknya)
Setelah ditelusuri lebih dalam, gimana gak naik coba.. wiken yang lumayan panjang ini saya habiskan dengan makan, makan dan makan. Penutup acara kulinerisasi saya minggu ini adalah strawberry juice dan kwetiau goreng seafood ala Hotpots place

Setelah kegiatan makan memakan itu, sesampainya di rumah ternyata ada pastel andalan orang rumah duduk manis telah menunggu saya. Yaaaaaa.. makan lagi deh!!!

nb : si pastel ini, biar kecil-kecil muntel begini tapi rasanya itu loh..... Delecioto!! =P~

Jumat, Maret 14, 2008

lagi lagi...

hmmmm...
Kali ini lagi-lagi postingan saya berhubungan dengan hidup. Mungkin lebih tepatnya pelajaran hidup. Lebih tepatnya lagi saya mo ngebahas kalimat yang saya petik dari dialog film AAC yang kurang lebih begini “Islam itu sabar dan ikhlas”.

Setelah nonton dan dengar satu petikan kalimat dari dialog yang ada dalam film AAC itu (kurang lebih intinya menyerupai kalimat diatas), didalam hati dan otak ini selalu bergelanyut kalimat itu.

Semakin terngiang lagi setelah tadi malam saya melakukan perbincangan dengan sahabad yang baru datang ke Samarinda dalam rangka liburan kuliahnya di Malang. Dalam perbincangan yang tanpa disadari bermanfaat sangat itu kami ngebahas segala macam uneg-uneg yang ada dikepala dan hati ini dan lagi lagi semua itu ditutup dengan bilang “udah, sabar aja..sabar dan ikhlas..aku juga sekarang lagi berusaha buat kayak gitu Ing” (*Sebenarnya disini saia yang lebih menggebu-gebu + lebih banyak cerita sama dia, maklum lah selama ini kita gak bisa sepuasnya mo bercerita karna terpisah jarak dan wa